Sunday, July 10, 2016

Hi-Ocean For Charity : Mangrove


HiLo Green Community Jakarta menyelenggarakan “Hi-Ocean for Charity” pada 18-19 April 2015 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, agenda pertama tahun 2015 yang menjadi bab dari rangkaian agenda tahunan HiLo Green Community Jakarta sepanjang tahun 2015 bertajuk “Greening Jakarta”. “Hi-Ocean for Charity” menggabungkan agresi hijau dan sosial, diawali dengan adopsi dan penanaman 1000 coral dan 1000 mangrove, di mana sebagian dari hasil penjualan coral dan mangrove tersebut akan disumbangkan untuk acara sosial. 

“Kami ingin mengadakan rangkaian acara yang berkelanjutan dan berdampak jangka panjang, alasannya itu kami menyelenggarakan agenda ini sebagai upaya melestarikan wilayah pesisir pantai Jakarta dan menggabungkannya dengan charity, sehingga tidak hanya berhenti pada 1 acara saja serta menawarkan dampak faktual bagi lebihbanyak orang,” ujar Regent selaku Ketua HiLo Green Community Jakarta dan Project Leader “Hi-Ocean for Charity”.

Program “Hi-Ocean for Charity” dimulai dari penjualan coral dan mangrove yang dilakukan oleh komite HiLo Green Community sepanjang April 2015 melalui kampus, kantor, dan media sosial. 1 coral dan 1 mangrove dijual sehargaRp 30.000 dan dana yang terkumpul dari kontribusi tersebut akan dipakai untuk penanaman coral dan mangrove di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu dan sebagian karenanya akan disumbangkan bagi Panti Asuhan Putra Setia, Jakarta pada Oktober 2015 mendatang. Pulau Pramuka dipilih sebagai kawasan penanaman alasannya dikenal sebagai salah satu pulau di Kepulauan Seribu yang secara konsisten melaksanakan budidaya coral dan mangrove.


Sabtu pagi, 18 April 2015, 40 orang komite HiLo Green Community berangkat menuju Pulau Pramuka. Setibanya di Pulau Pramuka, acara dimulai dengan edukasi perihal pentingnya mangrove bagi ekosistem maritim oleh tim pengelola area derma maritim dan karang di Pulau Pramuka dan dilanjutkan dengan penanaman 1000 mangrove. Mangrove, atau dikenal sebagai tanaman bakau, sangat penting untuk melindungi pantai dari pengikisan dan menahan absorpsi air maritim ke daratan. Mangrove ditanam dengan sistem berumpun atau merapat sebelum akarnya tumbuh berpengaruh dan sanggup bangun tegak beberapa bulan kemudian.

Setelah menanam mangrove, acara dilanjutkan dengan edukasi seputar coral atau dikenal sebagai terumbu karang sebagai penunjang penting ekosistem dan biota laut, beserta cara melaksanakan transplantasi coral berikut penanamannya. Coral yang ditanam berjenis Acropora yang gampang ditanam dan berpengaruh di dalam laut. Proses transplantasi coral dilakukan dengan memindahkan potongan coral yang masih hidup dari coral dengan kondisi yang masih baik.  Penanaman 1000 coral ini dilakukan dengan sistem rak setinggi kurang lebih 50 cm berisi 49 buah potongan coral dan ditanam di kedalaman maritim tertentu pada lokasi terumbu karang yang telah rusak.


Setelah melaksanakan penanaman 1000 coral dan mangrove, rekan-rekan komite HiLo Green Community Jakarta mengadakan acara permainan, salah satunya tantangan GreenPreneurship, adalah tantangan kelompok untuk menciptakan sebuah kreasi barang yang bernilai, guna dari barang bekas dan dijual kepada penduduk sekitar. Selain itu, diadakan juga malam keakraban dan acara snorkeling bersama untuk mempererat persahabatan dan team work semoga semakin menjadi komunitas yang solid.

Follow us on Twitter & Instagram: @HiloJkt

Sumber : http://www.hilo.co.id/hi-ocean-coral-mangrove-planting 

Share : Hi-Ocean For Charity : Mangrove

Related Posts

Hi-Ocean For Charity : Mangrove
4/ 5
Oleh

0 comments : Hi-Ocean For Charity : Mangrove

0 comments : Hi-Ocean For Charity : Mangrove